Cryptocurrency XRP dari Ripple jatuh tajam meskipun telah mengumumkan kesepakatan besar dengan JPMorgan dan Mastercard.
Sumber gambar: CoinDesk
Cryptocurrency XRP turun 25% ke sekitar $1,42 pada hari Rabu, mengejutkan investor setelah Ripple (perusahaan di balik XRP) mengumumkan kemitraan besar dengan raksasa perbankan JPMorgan dan Mastercard.
## Apa yang Terjadi?
Meskipun ada berita positif tentang Ripple yang bekerja dengan bank besar untuk mentransfer uang lintas batas menggunakan teknologi blockchain (sistem buku besar digital), harga XRP jatuh tajam. Kemitraan ini berhasil menyelesaikan uji coba di mana mereka memindahkan obligasi Treasury AS yang ditokenisasi (versi digital dari utang pemerintah) antar negara hanya dalam 5 detik - jauh lebih cepat daripada transfer bank tradisional yang bisa memakan waktu berhari-hari.
## Mengapa Harga Turun?
Pedagang (orang yang membeli dan menjual cryptocurrency) memperhatikan dua tingkat harga kunci: • Dukungan di $1,40-$1,41 (tingkat harga di mana pembelian biasanya meningkat) • Resistensi di $1,45-$1,47 (tingkat harga di mana penjualan biasanya meningkat)
Ketika XRP gagal bertahan di atas $1,45, banyak pedagang menjual kepemilikan mereka, menyebabkan harga turun. Ini terjadi meskipun ada berita baik tentang kemitraan dengan JPMorgan.
## Apa Artinya Ini bagi Investor
Penurunan harga menunjukkan bahwa berita positif tidak selalu berarti harga akan naik di pasar cryptocurrency. Meskipun bank besar menunjukkan minat pada teknologi Ripple, harga XRP masih bergantung pada sentimen pedagang (bagaimana perasaan investor) dan tingkat teknis (harga spesifik yang diperhatikan pedagang).
Untuk saat ini, pedagang memperhatikan apakah XRP dapat bertahan di atas $1,40. Jika jatuh di bawah tingkat ini, harga bisa turun lebih jauh. Jika naik di atas $1,47, mungkin akan naik menuju $1,60.
Ini adalah ringkasan yang dihasilkan oleh AI. Baca artikel asli di: https://www.coindesk.com/markets/2026/05/07/ripple-linked-xrp-slips-25-below-usd1-42-as-traders-watch-breakout