Para ahli memperingatkan bahwa utang yang membengkak, rumah dan saham yang dinilai terlalu tinggi dapat memicu krisis yang lebih besar dari keruntuhan dot-com senilai $5 triliun pada tahun 2000.
Sumber gambar: MarketWatch
Apakah krisis keuangan berikutnya bisa jauh lebih buruk dari apa pun yang kita lihat abad ini? Menurut analisis ini, tanda-tanda peringatan sudah berkedip — dan kerusakan potensial bisa empat kali lebih besar dari keruntuhan dot-com tahun 2000 (ketika saham perusahaan internet runtuh dan menghapus sekitar $5 triliun dalam nilai). Artikel ini menjelaskan bahwa banyak hal yang dimiliki orang sekarang dihargai jauh di atas nilai sebenarnya. - Properti (rumah dan bangunan, penyimpan kekayaan terbesar di dunia) dinilai terlalu tinggi hingga 50% di beberapa tempat. Rumah di AS rata-rata 10% terlalu mahal. - Saham (saham kepemilikan kecil dalam perusahaan) mungkin dua kali lebih mahal dari seharusnya, berdasarkan ukuran penilaian jangka panjang yang disebut rasio Shiller CAPE. Bahaya terbesar, bagaimanapun, adalah utang (uang pinjaman yang harus dibayar kembali dengan bunga). Sejak tahun 2000, harga naik jauh lebih cepat daripada pendapatan nyata. Artikel ini mengutip penelitian yang menunjukkan bahwa: - Untuk setiap $1 investasi nyata baru selama 20 tahun, kewajiban (uang yang terutang kepada orang lain) tumbuh hampir $4 — sekitar $2 dari itu adalah utang murni. - $500 triliun dalam aset nyata mendukung lebih dari $1.000 triliun dalam aset keuangan. Mengapa ini sangat berisiko? Utang harus dibayar kembali, sering kali dengan meminjam lagi. Tetapi suku bunga tinggi dan pemberi pinjaman berhati-hati. Artikel ini menyebut utang