Saham Apple tumbuh 2.323% di bawah Tim Cook, mengalahkan pasar. Inilah yang salah dipahami oleh para kritikus.
Sumber gambar: MarketWatch
CEO Apple, Tim Cook, menghadapi kritik meskipun memberikan pengembalian besar bagi investor. Namun, angka-angka menceritakan kisah yang berbeda.
Sejak Cook menjadi CEO pada Agustus 2011, saham Apple telah tumbuh luar biasa 2.323% (berarti investasi $100 sekarang akan bernilai $2.423). Pasar saham yang lebih luas (S&P 500 - kumpulan dari 500 perusahaan besar AS) hanya tumbuh 680% selama periode yang sama. Ini berarti investor Apple mendapatkan lebih dari tiga kali lipat dari apa yang didapatkan oleh investor pasar biasa.
Beberapa kritikus menyebut kinerja ini "anemik" (lemah) karena lima raksasa teknologi lainnya melakukannya lebih baik. Perusahaan-perusahaan ini adalah bagian dari "Magnificent Seven" - julukan untuk tujuh saham teknologi terbesar yang mendominasi pasar.
Inilah yang dilewatkan oleh para kritikus: • Mengalahkan pasar 3x adalah luar biasa - sangat sedikit CEO yang mencapai ini • Apple menjadi perusahaan paling berharga di dunia di bawah Cook • Perusahaan berhasil meluncurkan produk baru seperti Apple Watch dan AirPods • Cook menghadapi tantangan besar termasuk gangguan rantai pasokan dan pertempuran regulasi
Artikel ini menyarankan bahwa inovasi nyata Apple di bawah Cook bukan hanya gadget baru - tetapi bertaruh bahwa perangkat keras (perangkat fisik) akan menjadi cara terbaik untuk mendapatkan keuntungan dari kecerdasan buatan (AI), bukan hanya perangkat lunak.
Saat John Ternus bersiap untuk kemungkinan menggantikan Cook sebagai CEO, investor dapat mengharapkan Apple untuk melanjutkan strategi yang berfokus pada perangkat keras ini. Kritikus mungkin terus mengeluh, tetapi hasilnya berbicara sendiri.
Ini adalah ringkasan yang dihasilkan oleh AI. Baca artikel asli di: https://www.marketwatch.com/story/this-is-what-critics-of-apple-and-tim-cook-get-dead-wrong-48fc56dc?mod=mw_rss_topstories