Kepercayaan konsumen mencapai titik terendah sepanjang masa karena harga tinggi dan kejutan ekonomi membuat orang Amerika merasa lebih buruk secara finansial.
Orang Amerika merasa lebih pesimis tentang keuangan mereka daripada sebelumnya, meskipun para ahli mengatakan ekonomi sedang membaik. Survei kepercayaan konsumen menunjukkan orang-orang belum merasa baik tentang uang sejak pandemi COVID dimulai lebih dari enam tahun lalu.
## Masalah Harga
Alasan utama orang merasa miskin? Segalanya jauh lebih mahal daripada sebelumnya. Meskipun inflasi (tingkat di mana harga meningkat) telah melambat, kerusakan sudah terjadi:
• Bahan makanan, bensin, dan barang sehari-hari jauh lebih mahal daripada tahun 2019 • Apa yang dulunya kenaikan harga 10 tahun terjadi hanya dalam 5 tahun • Orang-orang melihat kotak sereal yang mahal dan merasakan tekanan, meskipun harga tidak naik secepat sebelumnya
## Terlalu Banyak Kejutan
Orang Amerika menghadapi krisis demi krisis:
• Pandemi COVID mengganggu pekerjaan dan bisnis • Perang di seluruh dunia menciptakan ketidakpastian • Tarif perdagangan (pajak atas barang impor) membuat beberapa produk lebih mahal • Setiap kali orang mulai pulih, masalah lain muncul
## Kapan Akan Lebih Baik?
Para ahli mengatakan kepercayaan konsumen membutuhkan beberapa bulan kondisi stabil dan positif untuk pulih. Namun dengan konflik global yang berkelanjutan dan ketegangan perdagangan, stabilitas itu tampaknya jauh.
"Orang-orang mulai mendengar bahwa inflasi menurun, tetapi kotak sereal mereka masih sangat mahal," jelas komentator ekonomi Kyla Scanlon. Ketidakcocokan antara apa yang dikatakan para ahli dan apa yang dialami orang di toko membuat kepercayaan tetap rendah.
Intinya: Sampai harga terasa normal lagi dan kejutan ekonomi berhenti terjadi, orang Amerika kemungkinan akan terus merasa stres secara finansial.
Ini adalah ringkasan yang dihasilkan AI. Baca artikel asli di: https://www.cnbc.com/2026/05/14/consumer-confidence-us-economy-inflation-iran-war-trade.html