Hershey melaporkan lonjakan penjualan yang tak terduga pada produk penyegar napas saat pengguna Ozempic mencari solusi untuk efek samping obat.
Orang yang mengonsumsi obat penurun berat badan populer membeli lebih banyak permen karet dan permen mint daripada sebelumnya, dan raksasa permen Hershey sedang memanfaatkan tren tak terduga ini.
Perusahaan mengungkapkan bahwa penjualan produk penyegar napas mereka melonjak secara signifikan berkat pengguna obat GLP-1 (obat seperti Ozempic dan Wegovy yang membantu menurunkan berat badan dan diabetes). Obat-obatan ini bekerja dengan memperlambat pencernaan dan mengurangi nafsu makan, tetapi memiliki efek samping yang tidak menyenangkan: bau mulut.
Mengapa bau mulut terjadi: • Obat memperlambat produksi air liur • Lebih sedikit air liur berarti mulut lebih kering • Mulut kering menciptakan kondisi sempurna untuk bakteri penyebab bau • Hasil: banyak pengguna mengalami bau mulut yang terus-menerus
Efek samping ini telah menciptakan peluang bisnis yang tak terduga. Sementara obat-obatan ini biasanya merugikan penjualan camilan manis dan permen (karena orang makan lebih sedikit), mereka justru meningkatkan penjualan permen karet dan permen mint bebas gula. Hershey, yang memiliki merek seperti Ice Breakers dan berbagai produk permen karet, melihat kategori ini tumbuh lebih cepat dari yang diharapkan.
Tren ini menyoroti bagaimana perubahan besar dalam kesehatan dapat menciptakan perubahan pasar yang mengejutkan. Ketika jutaan orang Amerika mulai menggunakan obat penurun berat badan, perusahaan berlomba untuk beradaptasi. Bagi Hershey, itu berarti lebih fokus pada penyegar napas sementara penjualan cokelat mereka menghadapi tekanan dari orang yang makan lebih sedikit secara keseluruhan.
Ini adalah ringkasan yang dihasilkan oleh AI. Baca artikel aslinya di: https://www.cnbc.com/2026/04/30/hershey-gum-mints-ozempic-breath.html