Departemen Keuangan AS memasukkan daftar hitam dua perusahaan Iran yang menjalankan skema 'asuransi' pengiriman yang menerima Bitcoin untuk menghindari sanksi.
Amerika Serikat telah mengambil tindakan terhadap Iran untuk skema yang memaksa kapal membayar untuk melintasi salah satu jalur air terpenting di dunia — dan beberapa pembayaran tersebut dilakukan dalam Bitcoin (jenis uang digital yang tidak dikendalikan oleh pemerintah atau bank mana pun).
Pada hari Rabu, OFAC (Kantor Pengawasan Aset Asing — lembaga AS yang menegakkan hukuman finansial terhadap target asing) dari Departemen Keuangan AS menjatuhkan sanksi pada dua perusahaan Iran. Sanksi adalah hukuman resmi yang memblokir perusahaan dari melakukan bisnis dengan sistem keuangan AS.
Apa skemanya? Kapal yang melintasi Selat Hormuz — jalur laut sempit yang mengangkut sekitar seperlima minyak dunia — diberitahu bahwa mereka harus membeli 'asuransi' khusus. Perlindungan ini, yang disetujui oleh Pengawal Revolusi Iran, dikatakan melindungi kapal dari penyitaan. Namun, Iran sendiri yang mengancam akan menyitanya.
Fakta penting dari Departemen Keuangan:
Gambaran yang lebih besar Menteri Keuangan Scott Bessent mengatakan rezim Iran 'putus asa untuk mendapatkan uang,' dengan ekonomi 'jatuh bebas' dan inflasi (kenaikan harga) dalam tiga digit. Washington mengatakan tidak akan membiarkan Iran 'menahan perdagangan global sebagai sandera.'
Singkatnya, AS mencoba memutus aliran uang Iran yang didukung kripto — sebuah pengingat bahwa uang digital kini menjadi bagian dari pertempuran politik global.
Ini adalah ringkasan yang dihasilkan AI. Baca artikel asli di: https://decrypt.co/374789/us-treasury-sanctions-iranian-firms-taking-bitcoin-for-hormuz-passage