Agensi AS melewatkan batas waktu penting dari GENIUS Act untuk menyelesaikan aturan stablecoin, sementara seruan untuk mengesahkan undang-undang kripto yang lebih luas semakin meningkat.
Agensi pemerintah AS gagal memenuhi batas waktu penting yang ditetapkan oleh GENIUS Act — undang-undang yang disahkan setahun lalu untuk mengatur stablecoin (mata uang kripto yang dirancang untuk menjaga nilai tetap, biasanya terikat dengan dolar AS).
Alih-alih menyelesaikan aturan, regulator hanya merilis proposal sejauh ini. Proposal ini disebut NPRMs (Notices of Proposed Rulemaking — draf awal aturan yang dapat dikomentari publik sebelum menjadi resmi).
Berikut adalah apa yang dilakukan oleh berbagai agensi:
- OCC (Office of the Comptroller of the Currency, yang mengawasi bank nasional) mengeluarkan dua proposal yang mencakup bagaimana perusahaan dapat disetujui untuk menerbitkan stablecoin.
- FDIC (agensi yang menjamin simpanan bank) mengusulkan aturan tentang bagaimana bank yang menerbitkan stablecoin harus mengelola cadangan mereka (uang yang mendukung setiap stablecoin).
- NCUA (yang mengawasi serikat kredit) mengusulkan untuk memungkinkan serikat kredit juga menerbitkan stablecoin.
- Agensi perbankan federal bersama-sama mengusulkan aturan untuk menjaga konsistensi pengawasan di seluruh OCC, Federal Reserve, dan FDIC.
Undang-undang kedua sekarang menjadi sorotan. Anchorage Digital, bank yang berfokus pada kripto, menggunakan ulang tahun satu tahun GENIUS Act untuk mendorong Kongres mengesahkan
CLARITY Act — undang-undang yang diusulkan yang akan menciptakan buku aturan federal pertama untuk pasar kripto yang lebih luas, bukan hanya stablecoin.
Namun, CLARITY Act menghadapi perlawanan. Kelompok perbankan tradisional khawatir bahwa ini dapat memungkinkan perusahaan kripto membayar bunga (disebut yield) pada stablecoin tanpa mengikuti aturan ketat yang harus dipatuhi bank. Mereka khawatir stablecoin dapat mulai bertindak seperti rekening tabungan bank daripada alat pembayaran sederhana.
Masa depannya tidak pasti:
- Pada 26 Juni, Galaxy Digital mengurangi peluang CLARITY Act menjadi undang-undang pada tahun 2026 menjadi hanya 50%.
- Alasannya: tidak ada teks akhir yang disepakati, tidak ada pemungutan suara yang dijadwalkan, dan waktu terbatas sebelum legislator meninggalkan Washington.
Singkatnya: regulator bergerak lebih lambat dari yang direncanakan pada aturan stablecoin, dan undang-undang kripto yang lebih luas tetap terjebak dalam perdebatan.
Ini adalah ringkasan yang dihasilkan oleh AI. Baca artikel asli di: Cointelegraph