Presiden Trump mengisyaratkan kemungkinan tindakan militer terhadap Iran sementara saham AS turun dan imbal hasil obligasi mencapai titik tertinggi baru-baru ini.
Presiden Trump menjadi berita utama hari ini dengan mengisyaratkan bahwa AS mungkin akan mengambil tindakan militer terhadap Iran, menyebabkan gejolak di pasar keuangan.
Apa yang Dikatakan Trump: • "Kita mungkin harus memberikan pukulan lain kepada Iran, saya tidak yakin" • Mengklaim Iran "memohon untuk membuat kesepakatan" • Mengatakan bahwa dia "beberapa jam dari menyerang Iran" sebelumnya • Percaya bahwa tindakan militer terhadap Iran akan "sangat populer"
Reaksi Pasar: Ketidakpastian ini membuat pasar saham AS turun: • Dow Jones (indeks saham utama AS) turun 0,35% • S&P 500 (indeks saham yang lebih luas) turun 0,70% • NASDAQ (indeks yang berfokus pada teknologi) turun 1,23%
Imbal Hasil Obligasi Naik: Sementara itu, imbal hasil obligasi pemerintah AS (suku bunga yang dibayar pemerintah untuk meminjam uang) melonjak: • Imbal hasil 10 tahun mencapai 4,671%, tertinggi sejak 15 Januari • Ini berarti investor menuntut pengembalian yang lebih tinggi untuk meminjamkan kepada pemerintah • Imbal hasil yang lebih tinggi sering kali menandakan ketidakpastian ekonomi atau kekhawatiran inflasi
Poin Penting Lainnya: • Laporan menyebutkan Arab Saudi, UEA, dan Qatar meminta penundaan tindakan militer • UEA melaporkan menangani enam drone dalam 48 jam • Ketua Fed baru Kevin Warsh akan dilantik pada hari Jumat • Trump mengatakan dia akan membiarkan Warsh memutuskan suku bunga
Ketika ketegangan politik meningkat, pasar sering bereaksi dengan ketakutan. Investor biasanya menjual saham (dianggap berisiko) dan mungkin menuntut imbal hasil yang lebih tinggi pada obligasi untuk mengimbangi ketidakpastian.
Ini adalah ringkasan yang dihasilkan oleh AI. Baca artikel asli di: https://investinglive.com/news/trump-we-may-have-to-give-iran-another-hit-i-am-not-sure-20260519/