Tether membuka cadangan emasnya senilai $23 miliar, memungkinkan orang meminjam uang dengan jaminan emas yang ditokenisasi tanpa menjualnya.
Sumber gambar: CoinDesk
Bayangkan memiliki emas tetapi tidak pernah harus menjualnya untuk mendapatkan uang tunai. Itulah ide di balik langkah baru oleh Tether, salah satu perusahaan terbesar di dunia kripto. Tether paling dikenal karena membuat USDT, 'stablecoin' (koin digital yang dirancang untuk selalu bernilai $1). Namun, perusahaan ini juga memiliki tumpukan besar emas fisik nyata — senilai sekitar $23 miliar — disimpan di brankas di Swiss. Untuk memanfaatkan emas ini, Tether menciptakan token digital yang disebut XAUT (Tether Gold). Setiap token XAUT mewakili satu ons troy emas nyata (ons troy adalah satuan standar yang digunakan untuk menimbang logam mulia, sekitar 31 gram). Memiliki XAUT seperti memiliki klaim digital atas emas nyata yang ada di brankas. Sekarang Tether bekerja sama dengan pemberi pinjaman kripto bernama Ledn untuk memungkinkan orang meminjam uang dengan jaminan token emas mereka — tanpa menjualnya. Berikut adalah fakta-fakta penting: - Cadangan emas Tether bernilai sekitar $23 miliar - Setiap token XAUT = 1 ons troy emas fisik - Pinjaman yang didukung oleh XAUT diharapkan diluncurkan akhir tahun ini - Ledn akan mendukung XAUT bersama dengan Bitcoin (BTC) dan stablecoin Tether USDT Mengapa ini penting? Biasanya, meminjam uang dengan menggunakan emas sebagai jaminan adalah sesuatu yang hanya dilakukan oleh bank dan institusi besar. Dengan mengubah emas menjadi token digital, Tether memungkinkan pengguna kripto biasa untuk menggunakan emas sebagai agunan (aset yang Anda janjikan kepada pemberi pinjaman; jika Anda tidak membayar kembali, pemberi pinjaman akan menyimpannya). Ledn mengatakan emas pelanggan akan disimpan dengan aman 1-untuk-1 — artinya tidak akan dipinjamkan atau digunakan untuk mendapatkan pengembalian tambahan. Perusahaan ini ingin menekankan hal ini karena beberapa pemberi pinjaman kripto bangkrut pada tahun 2022 setelah praktik peminjaman yang berisiko menghapus dana pelanggan. Singkatnya: Tether menemukan cara cerdas untuk membuat tumpukan emasnya yang besar bekerja lebih keras — memungkinkan orang membuka uang tunai dari emas mereka sambil tetap memegang logam mulia itu sendiri. Ini adalah ringkasan yang dihasilkan AI. Baca artikel asli di: https://www.coindesk.com/business/2026/06/27/tether-putting-usd23-billion-gold-stockpile-to-work-with-bullion-backed-loans