Saham preferen STRC dari Strategy diperdagangkan di bawah target $100 sementara perusahaan mempertahankan dividen 12% dan membangun cadangan kas $3,75 miliar.
Sumber gambar: CoinTelegraph
Strategy, perusahaan terkenal karena memegang sejumlah besar Bitcoin, kembali menjadi sorotan — kali ini mengenai salah satu saham khususnya yang disebut STRC.
Pertama, beberapa dasar. Saham preferen (jenis saham perusahaan khusus yang membayar pembayaran tetap secara teratur, mirip dengan bunga) yang disebut STRC memiliki nilai nominal (harga 'nilai wajah' resmi yang seharusnya dimiliki saham) sebesar $100. Namun saat ini, STRC diperdagangkan di bawah angka $100 tersebut, yang berarti investor membayar kurang dari nilai resminya.
Untuk menjaga minat investor, Strategy mempertahankan dividen (pembayaran tunai reguler yang diberikan kepada pemegang saham) pada tingkat tinggi 12%. CEO Strategy, Phong Le, mengatakan bahwa tujuan perusahaan adalah agar STRC akhirnya diperdagangkan pada $99–$100, tetapi dia tidak mengatakan kapan itu mungkin terjadi.
Berikut adalah fakta-fakta kunci:
Strategy juga membeli kembali saham STRC senilai $25 juta dengan diskon (harga di bawah nilai nominal $100) dan berencana untuk terus membeli selama harga tetap di bawah $100. Membeli kembali saham murah dapat membantu mendorong harga kembali ke target.
Sementara itu, pendiri Strategy Michael Saylor mengisyaratkan di media sosial bahwa perusahaan mungkin segera mengumumkan lebih banyak pembelian Bitcoin, dengan memposting 'Mode Bitcoin diaktifkan.'
Singkatnya: Strategy mencoba meningkatkan kepercayaan pada saham STRC dengan menjaga pembayaran tetap tinggi, memegang cadangan kas besar, dan membeli kembali saham — semua ini sambil menghadapi kerugian besar di atas kertas terkait dengan penurunan harga Bitcoin.
Ini adalah ringkasan yang dihasilkan oleh AI. Baca artikel aslinya di: https://cointelegraph.com/news/strategy-leaves-preferred-strc-dividend-at-12-price-still-below-par?utm_source=rss_feed&utm_medium=rss&utm_campaign=rss_partner_inbound