Alat penilaian saham baru menunjukkan pasar tidak semahal yang dikhawatirkan, berbeda dengan gelembung dot-com tahun 1999.
Sumber gambar: MarketWatch
Apakah pasar saham terlalu mahal? Cara baru untuk mengukur harga saham menunjukkan bahwa situasinya tidak seburuk yang terlihat, meskipun saham memang mahal saat ini. Cara tradisional untuk memeriksa apakah saham dinilai terlalu tinggi menggunakan sesuatu yang disebut rasio CAPE (alat yang membandingkan harga saham dengan pendapatan perusahaan selama 10 tahun). Saat ini, indikator ini mengatakan saham lebih mahal daripada 97% dari waktu selama 60 tahun terakhir. Itu terdengar menakutkan! Tapi inilah kabar baiknya: versi baru dari indikator ini menunjukkan saham hanya lebih mahal daripada 87% dari pembacaan historis. Meskipun itu masih tinggi, itu jelas lebih baik daripada pembacaan asli. Fakta penting tentang penilaian saham saat ini: • Sebagian besar alat penilaian memberikan peringatan merah • Versi baru CAPE memiliki kekuatan prediktif yang lebih baik daripada yang asli • Tingkat saat ini menunjukkan pengembalian positif setelah inflasi (ketika harga naik) • Kami tidak melihat ekstrem gelembung gaya 1999 Perbedaan antara dua versi CAPE terletak pada bagaimana mereka menangani perusahaan yang dikeluarkan dari S&P 500 (indeks 500 perusahaan terbesar di Amerika). Perubahan teknis ini membuat perbedaan yang berarti dalam pandangan. Intinya: Ya, saham mahal menurut standar historis. Tapi berbeda dengan gelembung dot-com tahun 1999, indikator baru menunjukkan investor masih bisa berharap untuk menghasilkan uang selama dekade berikutnya, bahkan setelah memperhitungkan inflasi. Bagi investor yang gugup, itu adalah kabar baik kecil yang disambut baik.