Hubungan antara saham dan obligasi baru saja mencapai titik terendah dalam 30 tahun, dan ini bisa mengubah seberapa aman investasi Anda sebenarnya.
Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa penasihat keuangan menyarankan Anda untuk memiliki saham dan obligasi? Jawabannya terletak pada sesuatu yang disebut "korelasi" — dan saat ini, berada pada tingkat yang belum kita lihat dalam 30 tahun.
Mari kita pahami dasar-dasarnya terlebih dahulu.
Ini bekerja paling baik ketika saham dan obligasi memiliki korelasi negatif (bergerak ke arah yang berlawanan). Ketika satu naik, yang lain turun, menjaga tabungan total Anda lebih stabil.
Berita besar: Artikel tersebut melaporkan bahwa hubungan antara saham dan obligasi telah mencapai titik terendah dalam 30 tahun. Dalam istilah sederhana, cara kedua investasi ini bergerak bersama (atau terpisah) telah berubah secara dramatis dibandingkan dengan sejarah baru-baru ini.
Mengapa pemula harus peduli? Karena jika saham dan obligasi mulai turun pada saat yang sama, "jaring pengaman" lama dari mencampurnya berhenti bekerja sebaik dulu. Pada tahun 2022, misalnya, baik saham maupun obligasi turun bersama, mengejutkan banyak investor yang mengira mereka terlindungi.
Apa artinya bagi Anda:
Ini adalah ringkasan yang dihasilkan oleh AI. Baca artikel asli di: Investing.com