24.04.2026
#stocks #sp500 #nasdaq #dow #macro

Bos Pasar Saham Peringatkan: Perdagangan 24/7 Bisa Berbahaya bagi Investor

CEO Deutsche Boerse mengatakan perdagangan sepanjang waktu bisa merugikan investor biasa saat Wall Street bersiap untuk pasar tanpa henti.

Bos Pasar Saham Peringatkan: Perdagangan 24/7 Bisa Berbahaya bagi Investor

Bayangkan jika pasar saham tidak pernah tutup – Anda bisa membeli dan menjual saham pada pukul 3 pagi di hari Minggu. Meskipun ini mungkin terdengar nyaman, salah satu pemimpin pasar terkemuka di Eropa sedang mengangkat bendera merah.

Kepala Deutsche Boerse (perusahaan yang menjalankan bursa saham Jerman) memperingatkan bahwa perdagangan 24/7 bisa berbahaya, bahkan ketika Wall Street bersiap untuk menawarkan perdagangan sepanjang waktu. Inilah yang perlu Anda ketahui:

Apa yang terjadi: • Perusahaan Wall Street berencana untuk membiarkan orang memperdagangkan saham 24 jam sehari, 7 hari seminggu • Saat ini, sebagian besar pasar saham hanya buka Senin-Jumat selama jam kerja • CEO Deutsche Boerse percaya ini bisa menimbulkan masalah bagi investor biasa

Mengapa ini penting:Likuiditas lebih sedikit (lebih sedikit pembeli dan penjual) di luar jam kerja bisa berarti harga yang lebih buruk • Pedagang yang lelah mungkin membuat keputusan buruk pada pukul 2 pagi • Manipulasi pasar bisa lebih mudah ketika lebih sedikit orang yang mengawasi • Investor biasa mungkin merasa tertekan untuk memantau pasar secara terus-menerus

Pikirkan seperti toko kelontong – ketika buka 24/7, ada lebih sedikit staf dan pelanggan pada pukul 3 pagi, jadi Anda mungkin tidak mendapatkan layanan atau pilihan terbaik. Hal yang sama bisa terjadi dengan saham.

Intinya: Meskipun perdagangan 24/7 terdengar modern dan nyaman, ini mungkin menciptakan lebih banyak risiko daripada manfaat bagi investor sehari-hari. Terkadang, memiliki jam perdagangan yang ditetapkan membantu memastikan harga yang adil dan melindungi orang dari membuat keputusan impulsif.

Ini adalah ringkasan yang dihasilkan oleh AI. Baca artikel asli di: Investing.com

Penafian: Konten ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat keuangan. Selalu lakukan riset sendiri sebelum mengambil keputusan investasi.