Inggris akan memiliki kepala keuangan baru. Pasar menyukai pilihan ini, meningkatkan nilai pound dan obligasi pemerintah.
Perubahan besar sedang terjadi di puncak pemerintahan Inggris, dan investor memperhatikan dengan seksama.
Menurut Financial Times, Shabana Mahmood siap menjadi Kanselir Keuangan Inggris berikutnya (menteri keuangan tertinggi pemerintah yang mengendalikan bagaimana negara memungut pajak dan membelanjakan uang).
Inilah mengapa ini penting:
- Perdana Menteri Keir Starmer baru saja mengadakan PMQs terakhirnya (Pertanyaan Perdana Menteri, sesi mingguan di mana PM menjawab pertanyaan di Parlemen) dan akan mundur Senin depan.
- Andy Burnham, mantan Wali Kota Greater Manchester, siap mengambil alih sebagai pemimpin Partai Buruh dan Perdana Menteri baru — tanpa lawan, artinya tidak ada yang mencalonkan diri melawannya.
- Burnham memilih Mahmood sebagai Kanselir untuk menandakan pemerintahan sentris dan disiplin fiskal (yang membelanjakan dengan hati-hati dan menjaga keuangan negara tetap seimbang).
Mengapa investor senang:
Mahmood dianggap ramah bisnis dan pragmatis. Dia mendukung:
- Keuangan publik yang bertanggung jawab (tidak membelanjakan lebih dari yang dapat ditanggung negara)
- Kebijakan ekonomi yang stabil dan dapat diprediksi
- Investasi dalam infrastruktur dan layanan publik
Karena itu, pasar melihat risiko yang lebih kecil dari perubahan pengeluaran besar dan mendadak. Ini adalah
berita baik untuk:
- Obligasi pemerintah Inggris (pinjaman yang diberikan investor kepada pemerintah sebagai imbalan bunga — mereka menjadi lebih menarik ketika keuangan terlihat stabil)
- Pound (mata uang Inggris yang naik terhadap dolar AS)
The Guardian melaporkan bahwa Burnham
meremehkan ide pajak kekayaan (pajak atas total aset orang kaya) untuk saat ini — tetapi belum mengesampingkannya untuk masa depan.
Pergerakan pasar:
GBP/USD (pound dibandingkan dengan dolar AS) sedang naik:
- Menguji target berikutnya di dekat 1.34854
- Jika menembus lebih tinggi, level berikutnya adalah 1.35089 (tinggi ayunan dari akhir Mei)
Singkatnya: Pemerintah baru Inggris sedang terbentuk, dan kepala keuangan yang mungkin dianggap sebagai tangan yang stabil dan hati-hati. Itulah mengapa pound menguat dan pasar tenang.
Ini adalah ringkasan yang dihasilkan AI. Baca artikel asli di: https://investinglive.com/news/shabana-mahmood-is-set-to-become-the-next-uk-chancellor-of-the-exchequer/