Perusahaan kredit swasta melihat kerugian di atas kertas yang lebih besar karena pinjaman mereka kehilangan nilai, menandakan potensi masalah di masa depan.
Pemberi pinjaman kredit swasta melihat investasi mereka kehilangan nilai, dan kerugian semakin memburuk.
Kredit swasta (pinjaman yang dibuat oleh perusahaan investasi alih-alih bank) telah menjadi bisnis besar bernilai triliunan dolar. Perusahaan-perusahaan ini meminjamkan uang kepada perusahaan yang mungkin kesulitan mendapatkan pinjaman bank tradisional. Namun sekarang, banyak dari pinjaman ini bernilai lebih rendah daripada yang dibayar oleh pemberi pinjaman - ini disebut "kerugian di atas kertas" (kerugian yang ada di atas kertas tetapi belum direalisasikan dengan menjual).
Inilah yang terjadi: • Kenaikan suku bunga membuat pinjaman lama kurang menarik • Beberapa perusahaan peminjam mengalami kesulitan keuangan • Investor menjadi lebih berhati-hati terhadap pinjaman berisiko • Kerugian belum "direalisasikan" (pinjaman belum dijual dengan kerugian)
Mengapa ini penting: Ketika pemberi pinjaman swasta menghadapi kerugian, mereka mungkin:
Intinya: Pasar kredit swasta, yang banyak investor buru-buru masuk untuk mencari pengembalian yang lebih tinggi, menunjukkan tanda-tanda stres. Ini mengingatkan bahwa pengembalian yang lebih tinggi sering kali datang dengan risiko yang lebih tinggi.
Ini adalah ringkasan yang dihasilkan oleh AI. Baca artikel asli di: https://www.investing.com/news/stock-market-news/private-credit-roundup-paper-losses-deepen-at-lenders-4717024