Survei baru menunjukkan 45% orang Amerika berpikir kripto terlalu berisiko, meskipun kelompok industri menghabiskan jutaan untuk pemilu 2026.
Sumber gambar: CoinTelegraph
Sebuah jajak pendapat baru mengungkapkan bahwa kebanyakan orang Amerika tidak mempercayai mata uang kripto atau kecerdasan buatan (AI), meskipun perusahaan di industri ini menghabiskan jutaan untuk mencoba mempengaruhi pemilu 2026.
## Apa yang Ditemukan Jajak Pendapat
Survei yang dilakukan oleh Public First untuk Politico ini menanyakan lebih dari 2.000 orang Amerika tentang pandangan mereka:
• 45% mengatakan investasi dalam mata uang kripto tidak sebanding dengan risikonya (mata uang kripto adalah uang digital seperti Bitcoin) • 44% mengatakan AI berkembang terlalu cepat (AI merujuk pada sistem komputer yang dapat berpikir dan belajar) • Hampir setengahnya lebih percaya pada bank tradisional dibandingkan platform kripto • Dua pertiga ingin Kongres membuat aturan ketat untuk AI
## Uang Besar dalam Politik
Meskipun ada ketidakpercayaan publik, kelompok industri yang disebut Super PACs (organisasi yang dapat mengumpulkan uang tanpa batas untuk kampanye politik) menghabiskan banyak:
• Leading the Future, kelompok pro-AI, telah mengumpulkan lebih dari $75 juta • Fairshake, didukung oleh perusahaan kripto besar seperti Coinbase, telah menghabiskan $28 juta • Kelompok-kelompok ini mendukung kandidat yang mendukung regulasi yang lebih longgar
## Mengapa Ini Penting
Jajak pendapat menunjukkan pemilih mungkin menolak kandidat yang menerima uang dari kelompok industri teknologi ini. Ketika ditanya secara hipotetis, orang-orang cenderung kurang mendukung politisi yang didukung oleh kelompok yang menginginkan aturan AI yang lebih sedikit.
Ini menciptakan tantangan bagi industri kripto dan AI: mereka menghabiskan jutaan untuk mempengaruhi politik, tetapi pemilih tidak mempercayai mereka. Saat pemilu 2026 mendekat, kandidat yang menerima uang ini mungkin menghadapi reaksi dari pemilih yang skeptis.
Ini adalah ringkasan yang dihasilkan oleh AI. Baca artikel aslinya di: Cointelegraph