22.06.2026
#oil #commodities #gas #macro #usd

Harga Minyak Turun di Bawah $74 saat AS Melonggarkan Sanksi Minyak Iran

Minyak AS turun 3% setelah jeda 60 hari pada sanksi minyak Iran meningkatkan harapan untuk pasokan minyak mentah global yang lebih banyak.

Harga Minyak Turun di Bawah $74 saat AS Melonggarkan Sanksi Minyak Iran

Harga minyak mengalami penurunan besar pada hari Senin, jatuh ke level terendah dalam beberapa bulan setelah pemerintah AS memutuskan untuk sementara melonggarkan pembatasan pada minyak Iran. Inilah yang terjadi: Departemen Keuangan AS (departemen pemerintah yang bertanggung jawab atas uang dan keuangan) membebaskan sanksi (hukuman yang menghalangi negara untuk menjual barang-barangnya) pada minyak Iran selama 60 hari. Ini adalah bagian dari kesepakatan untuk membantu mengakhiri konflik terbaru di Timur Tengah. Ketika lebih banyak minyak diharapkan memasuki pasar dunia, harga biasanya turun — karena lebih banyak pasokan berarti setiap barel menjadi lebih murah. Itulah yang dipertaruhkan oleh para pedagang di sini. Angka penting yang perlu diketahui: - West Texas Intermediate (WTI) — tolok ukur harga minyak utama AS — turun 3% menjadi $73,60 per barel, terendah sejak 2 Maret. - Brent crude — tolok ukur minyak internasional — turun 3,5% menjadi $77,27 per barel. - Minyak AS kini telah turun selama tujuh hari berturut-turut, penurunan terpanjang sejak Juli 2025. - Kabar baik bagi pengemudi: harga rata-rata bensin AS turun di bawah $4, menjadi $3,93 per galon. Mengapa ini penting: Sebelumnya, perang Iran telah mendorong harga minyak naik karena pedagang khawatir akan kekurangan. Selat Hormuz (jalur laut sempit di mana sejumlah besar kapal minyak dunia lewat) telah terganggu. Sekarang, pembicaraan damai sedang berlangsung — dengan mediator Qatar dan Pakistan mengatakan kedua belah pihak setuju pada

Penafian: Konten ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat keuangan. Selalu lakukan riset sendiri sebelum mengambil keputusan investasi.