30.03.2026
#crypto

Industri Musik Beralih ke Blockchain saat Alat AI Mengambil Alih Studio

Label besar mencapai kesepakatan dengan platform musik AI, tetapi para ahli mengatakan blockchain diperlukan untuk melacak siapa yang memiliki apa.

Industri Musik Beralih ke Blockchain saat Alat AI Mengambil Alih Studio

Industri musik menghadapi tantangan baru: alat AI ada di mana-mana, tetapi tidak ada yang tahu siapa yang memiliki musik lagi.

Label rekaman besar seperti Warner Music baru-baru ini menyelesaikan gugatan mereka dengan platform musik AI Suno dan Udio. Alih-alih bertarung, mereka sekarang bekerja sama. Lebih dari 100 juta orang sudah menggunakan alat AI ini untuk membuat musik, dan bahkan produser Grammy mengakui mereka menggunakan AI di studio mereka.

Tetapi ada masalah besar. Ketika AI membantu membuat lagu, hampir tidak mungkin untuk melacak: • Siapa yang berkontribusi pada bagian apa • Siapa yang harus dibayar • Siapa yang sebenarnya memiliki lagu akhir

Bayangkan seperti ini: bayangkan sebuah lagu melewati tiga alat AI, di-remix oleh dua produser, dan kemudian seseorang menambahkan vokal. Siapa yang memiliki lagu itu? Siapa yang dibayar ketika lagu itu diputar? Sistem saat ini tidak dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan ini.

Di sinilah blockchain (buku besar digital yang mencatat transaksi secara permanen) bisa membantu. Begini caranya: • Kontrak pintar (sistem pembayaran otomatis) bisa membagi royalti secara instan • Setiap perubahan pada lagu akan dicatat selamanya • Artis akan selalu tahu siapa yang memiliki persentase apa • Pembayaran akan terjadi secara otomatis, tidak perlu menunggu 90 hari

Industri musik telah mempelajari pelajaran ini sebelumnya. Ketika layanan streaming seperti Spotify muncul, artis kehilangan jejak uang mereka. Hal yang sama terjadi dengan YouTube. Sekarang dengan AI, industri berisiko membuat kesalahan yang sama lagi.

Tanpa sistem transparan yang dibangun ke dalam pembuatan musik, artis akan selalu merasa seperti mereka ditipu - bahkan ketika mereka tidak.

Ini adalah ringkasan yang dihasilkan AI. Baca artikel aslinya di: https://cointelegraph.com/news/ai-music-blockchain-infrastructure?utm_source=rss_feed&utm_medium=rss&utm_campaign=rss_partner_inbound

Penafian: Konten ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat keuangan. Selalu lakukan riset sendiri sebelum mengambil keputusan investasi.