Saham IMAX melonjak setelah 'The Odyssey' karya Nolan memecahkan rekor, meredakan kekhawatiran tentang mencapai penjualan tiket $1,4 miliar tahun ini.
Pernah bertanya-tanya bagaimana perusahaan bioskop bisa membuat investor bersemangat? Saat ini, IMAX adalah contoh sempurna — berkat film blockbuster yang memecahkan rekor.
Saham IMAX melonjak lebih dari 8% pada hari Kamis setelah perusahaan mengatakan masih berada di jalur untuk mencapai rekor penjualan tiket global (disebut "box office") sebesar $1,4 miliar tahun ini. (Saham adalah bagian kecil dari kepemilikan dalam sebuah perusahaan — ketika investor optimis, mereka membeli lebih banyak, mendorong harga naik.)
Sebelumnya, Wall Street (julukan untuk dunia keuangan dan investasi AS) khawatir IMAX mungkin tidak mencapai target tersebut setelah film besar Netflix, "Narnia," ditunda hingga 2027. Namun, film baru Christopher Nolan "The Odyssey" menenangkan kekhawatiran tersebut.
Inilah mengapa angka-angka tersebut mengesankan investor:
Lebih banyak film besar akan datang, yang seharusnya menjaga momentum tetap berjalan. Ini termasuk "Spider-Man: Brand New Day," "Resident Evil" baru, "Street Fighter," dan — menutup tahun — "Dune: Part Three." Film Dune terakhir saja menghasilkan $147 juta secara global untuk IMAX.
IMAX juga berkembang pesat. Mereka memasang 38 sistem baru di seluruh dunia pada kuartal kedua — terbanyak dalam satu dekade — dan memiliki tumpukan 421 kontrak untuk membangun lebih banyak layar.
Intinya: Satu film hit dapat secara dramatis meningkatkan prospek dan harga saham perusahaan. IMAX percaya hari-hari terbaiknya masih di depan, menyebut ini "waktu yang sangat menarik untuk bisnis kami."
Ini adalah ringkasan yang dihasilkan AI. Baca artikel asli di: https://www.cnbc.com/2026/07/23/the-odyssey-imax-ticket-sales-revenue.html