Hyundai menjadi perusahaan besar Korea Selatan pertama yang mengirim uang antar kantor menggunakan stablecoin, memotong waktu transfer dari jam menjadi menit.
Sumber gambar: CoinDesk
Produsen mobil Hyundai baru saja menemukan cara yang lebih cepat untuk memindahkan uangnya sendiri di seluruh dunia — dan menggunakan teknologi digital alih-alih bank tradisional.
Hyundai, produsen mobil terbesar ketiga di dunia, telah mulai menggunakan stablecoin (jenis mata uang kripto yang dirancang agar selalu bernilai sama dengan mata uang nyata, seperti $1, sehingga nilainya tidak naik turun) untuk mengirim uang antar kantornya di berbagai negara. Ini disebut transfer kas (memindahkan uang tunai perusahaan sendiri antar cabangnya).
Berikut yang terjadi dalam uji coba pertama:
Uji coba ini bukan hanya eksperimen. Seperti yang dijelaskan oleh seorang ahli dari Ava Labs (perusahaan di balik Avalanche), ini adalah transfer uang nyata dan langsung — bukan latihan palsu.
Apa selanjutnya? Hyundai berencana untuk memperluas proyek ini ke lebih banyak negara dan mata uang. Ini termasuk uji coba di Eropa untuk menguji pergerakan uang lokal dan memeriksa biaya pertukaran mata uang asing (biaya yang Anda bayar saat menukar satu mata uang dengan mata uang lain). Tahap berikutnya ini akan melibatkan perusahaan terkenal Circle (penerbit stablecoin) dan Visa.
Gambaran yang lebih besar: Semakin banyak perusahaan besar yang menguji stablecoin untuk mengirim uang antar kantor mereka dan mengurangi biaya perbankan. Langkah Hyundai menunjukkan bahwa teknologi ini mulai digunakan untuk bisnis nyata, bukan hanya perdagangan kripto.
Ini adalah ringkasan yang dihasilkan oleh AI. Baca artikel aslinya di: https://www.coindesk.com/business/2026/07/10/hyundai-becomes-first-major-south-korean-company-to-introduce-internal-stablecoin-transfers