Seorang hacker yang membantu memulihkan Ethereum senilai $2 juta yang terjebak dalam dompet digital sejak 2016.
Sumber gambar: Decrypt
Bayangkan kehilangan dompet Anda dengan $2 juta di dalamnya dan menemukannya kembali setelah 8 tahun. Itulah yang terjadi di dunia kripto minggu ini.
Seorang hacker topi putih (hacker baik yang membantu orang) berhasil memulihkan Ethereum senilai $2 juta yang terjebak dalam dompet digital sejak 2016. Uang tersebut terjebak setelah ICO (Penawaran Koin Perdana - ketika mata uang kripto baru pertama kali dijual kepada investor) gagal bertahun-tahun yang lalu.
Inilah yang terjadi: • Pada tahun 2016, investor mengirim Ethereum mereka untuk berpartisipasi dalam proyek kripto baru • Terjadi kesalahan dengan kontrak pintar (program komputer yang secara otomatis menangani transaksi kripto) • Uang investor terjebak dan tidak bisa ditarik • Selama 8 tahun, $2 juta ini tidak dapat disentuh dalam dompet digital
Hacker topi putih menggunakan keterampilan teknis tingkat lanjut untuk membuka dana dengan aman tanpa mencurinya. Alih-alih menyimpan uang tersebut, mereka mengembalikannya kepada pemilik yang sah. Inilah yang membuat mereka menjadi "hacker topi putih" - mereka menggunakan keterampilan hacking mereka untuk membantu orang, bukan menyakiti mereka.
Cerita ini menunjukkan baik risiko maupun imbalan dari mata uang kripto. Sementara kripto dapat menawarkan peluang yang menarik, masalah teknis dapat mengunci uang Anda selama bertahun-tahun. Ini juga menyoroti pentingnya komunitas kripto, di mana individu yang terampil sering membantu memulihkan dana yang hilang.
Ethereum yang dipulihkan bernilai jauh lebih banyak hari ini daripada pada tahun 2016, karena harga ETH telah meningkat secara signifikan selama bertahun-tahun. Bagi investor yang menunggu 8 tahun, kesabaran akhirnya terbayar.
Ini adalah ringkasan yang dihasilkan oleh AI. Baca artikel asli di: https://decrypt.co/369623/whitehat-helps-recover-2m-in-eth-stuck-since-2016-ico