Investor biasa menuangkan tabungan mereka ke dalam produk STRC berimbal hasil tinggi dari Strategy. Sekarang harganya turun, menimbulkan kekhawatiran tentang risiko tersembunyi.
Banyak orang biasa menaruh tabungan mereka ke dalam produk yang disebut STRC, berharap mendapatkan pembayaran besar yang stabil. Sekarang harga produk itu turun—dan beberapa mulai merasa gugup.
STRC, juga disebut "Stretch," adalah saham preferen (jenis saham khusus yang membayar pembayaran tetap secara teratur, mirip dengan bunga) yang ditawarkan oleh Strategy, perusahaan terkenal karena membeli sejumlah besar Bitcoin (mata uang kripto terbesar di dunia). Produk ini menjanjikan dividen tahunan 11,5% (pembayaran tahunan kepada orang-orang yang memegang saham).
Pendiri bersama perusahaan, Michael Saylor, membandingkan STRC dengan opsi aman seperti rekening tabungan bank. Namun, para ahli memperingatkan bahwa ini jauh lebih berisiko daripada itu.
Fakta penting:
Glenn Cameron, seorang ahli di Onramp Bitcoin, memperingatkan bahwa banyak investor sehari-hari—termasuk perawat dan sopir truk—tidak sepenuhnya memahami risiko penurunan. Penurunan harga Bitcoin yang besar dapat membuat mereka mengalami kerugian besar dan tanpa pendapatan tepat saat mereka paling membutuhkannya.
Intinya: STRC menawarkan pembayaran tinggi yang menggoda, tetapi ini adalah produk eksperimental dan rapuh yang terkait erat dengan Bitcoin. Investor yang mengira itu seaman rekening bank mungkin akan mendapatkan kejutan yang menyakitkan.
Ini adalah ringkasan yang dihasilkan AI. Baca artikel asli di: https://decrypt.co/371529/everyday-savers-bet-big-bitcoin-giant-strategy-strc-falling