UE sedang mengerjakan ulang undang-undang kriptonya, dengan aturan baru yang diharapkan untuk stablecoins, DeFi, dan pasar prediksi.
Eropa sedang bersiap untuk memperbarui buku aturan kriptonya, dan perubahan ini dapat membentuk cara kerja uang digital di seluruh benua.
Apa yang terjadi? Pada bulan Mei, Komisi Eropa (cabang eksekutif UE yang mengusulkan undang-undang) meminta umpan balik dari publik dan industri tentang regulasi kriptonya. Ini adalah langkah pertama menuju pembaruan undang-undang utama yang disebut MiCA (Pasar dalam Aset Kripto) — buku aturan UE untuk mata uang kripto. Orang-orang sudah menyebut versi yang diperbarui ini sebagai "MiCA 2.0."
MiCA asli mulai sepenuhnya diberlakukan pada 30 Desember 2024, menempatkan UE di depan Amerika Serikat dalam menciptakan aturan kripto yang jelas. Sekarang para pejabat ingin menyempurnakannya.
Stablecoins adalah topik hangat. Stablecoins adalah mata uang kripto yang dirancang untuk menjaga nilai tetap stabil, biasanya terikat pada mata uang reguler seperti euro atau dolar. Pertanyaan besar yang dihadapi regulator adalah: haruskan stablecoins diperlakukan sebagai alat investasi (berfokus pada perlindungan investor) atau sebagai sistem pembayaran (berfokus pada apakah orang dapat dengan andal mendapatkan uang mereka kembali)?
Coinbase, bursa kripto besar, ingin aturan baru membuat stablecoins euro lebih kompetitif. Permintaan utama termasuk:
Pasar prediksi — platform di mana orang bertaruh pada peristiwa masa depan — adalah area abu-abu lainnya. Mereka dilarang di beberapa negara UE, dan regulator sekarang memutuskan apakah mereka menawarkan nilai nyata dan undang-undang mana yang harus berlaku untuk mereka.
Intinya: MiCA 2.0 masih dalam diskusi awal, tetapi bisa membawa aturan yang lebih jelas untuk stablecoins, DeFi, dan produk kripto baru di seluruh Eropa. Untuk saat ini, industri ini mengamati dengan cermat.
Ini adalah ringkasan yang dihasilkan AI. Baca artikel asli di: Cointelegraph