Aturan kripto MiCA UE kini sepenuhnya berlaku. Perusahaan kripto tanpa lisensi menghadapi denda besar atau harus menghentikan operasi.
Uni Eropa telah memasuki fase baru yang penting untuk industri cryptocurrency (uang digital seperti Bitcoin). Sekumpulan aturan besar yang disebut MiCA (Pasar dalam Aset Kripto) kini sepenuhnya berlaku, dan perusahaan yang tidak mengikutinya menghadapi konsekuensi serius.
Apa yang berubah? MiCA memiliki "periode transisi" — masa tenggang yang memberi waktu kepada perusahaan kripto untuk mendapatkan lisensi yang tepat. Periode itu kini telah berakhir. Ini berarti:
- Perusahaan kripto tanpa otorisasi resmi tidak dapat lagi secara legal melayani pelanggan UE.
- Perusahaan yang tidak berizin harus menghentikan operasi atau berisiko terkena denda berat.
Biayanya signifikan. Mendapatkan lisensi yang tepat di bawah MiCA tidak murah, tetapi beroperasi secara ilegal jauh lebih berisiko:
- Kepatuhan (mengikuti aturan) memakan biaya sekitar €350.000 hingga €600.000 ($400.000–$690.000) untuk banyak perusahaan.
- Perusahaan besar mungkin menghabiskan hingga €2 juta ($2,3 juta).
- Denda untuk melanggar aturan dimulai dari €5 juta atau 5% dari omset tahunan (total uang yang diperoleh perusahaan dalam setahun).
- Untuk beberapa pelanggaran stablecoin, denda bisa mencapai 12,5% dari omset tahunan. (Stablecoin adalah jenis kripto yang terkait dengan mata uang stabil seperti dolar.)
Siapa yang menegakkan aturan? Setiap negara UE memiliki regulatornya sendiri (disebut "otoritas kompeten nasional") yang mengawasi perusahaan kripto. Dua badan UE membantu mengoordinasikan:
- ESMA menyimpan daftar resmi perusahaan kripto yang disetujui.
- EBA mengawasi penerbit stablecoin utama.
Satu tantangan tetap: para ahli memperingatkan bahwa penegakan
tidak akan sama di mana-mana pada awalnya. Beberapa negara memiliki lebih banyak sumber daya dan staf daripada yang lain, yang berarti tindakan keras akan lebih ketat di tempat-tempat tertentu. Ini bisa memungkinkan perusahaan memanfaatkan penegakan yang lebih lemah (disebut "arbitrase regulasi") — pindah ke negara-negara di mana aturan diterapkan lebih longgar.
Regulator di Republik Ceko, Bulgaria, Luksemburg, dan Italia telah memperingatkan perusahaan yang tidak berizin untuk menghentikan operasi. Bank sentral Ceko dapat menjatuhkan denda hingga sekitar $5,6 juta.
Kesimpulan: Eropa kini memiliki salah satu buku aturan kripto yang paling jelas di dunia. Namun memastikan setiap negara menegakkannya secara adil dan konsisten akan menjadi ujian nyata dalam beberapa bulan ke depan.
Ini adalah ringkasan yang dihasilkan oleh AI. Baca artikel asli di: Cointelegraph