Token RAVE kehilangan nilai $5,7 miliar saat bursa besar menyelidiki pola perdagangan yang mencurigakan.
Sumber gambar: CoinDesk
Sebuah mata uang kripto bernama RAVE kehilangan 90% dari nilainya hanya dalam 24 jam, menghapus sekitar $5,7 miliar (itu adalah nilai total dari semua token RAVE yang digabungkan, disebut "kapitalisasi pasar").
Kejatuhan dramatis ini terjadi setelah bursa mata uang kripto besar Binance dan Bitget meluncurkan investigasi terhadap aktivitas perdagangan yang mencurigakan. Token ini telah melonjak luar biasa 10.800% hanya dalam sembilan hari - naik dari $0,25 menjadi $27,33 - sebelum jatuh kembali ke $1,15.
Apa yang memicu investigasi? • Seorang detektif blockchain bernama ZachXBT menemukan bahwa 90% dari semua token RAVE dipegang dalam hanya tiga dompet (akun penyimpanan digital) yang terhubung dengan tim proyek • Sejumlah besar token dipindahkan ke bursa tepat sebelum lonjakan harga • Lonjakan harga menyebabkan $44 juta dalam likuidasi (penjualan paksa ketika pedagang bertaruh salah dan kehilangan uang)
Pola ini menunjukkan skema "umpan dan likuidasi" - di mana pergerakan token yang terlihat menipu pedagang untuk bertaruh bahwa harga akan turun (disebut "shorting"), kemudian harga didorong lebih tinggi, memaksa pedagang tersebut untuk membeli kembali dengan kerugian besar.
RaveDAO, perusahaan di balik RAVE, membantah keterlibatan dalam manipulasi harga. Namun, mereka tidak menanggapi tuduhan spesifik tentang kepemilikan token yang terkonsentrasi atau transfer yang mencurigakan.
Insiden ini menyoroti risiko di pasar mata uang kripto, di mana harga dapat dimanipulasi dan investor dapat kehilangan uang dengan sangat cepat. Selalu lakukan penelitian menyeluruh sebelum berinvestasi dalam mata uang kripto apapun.
Ini adalah ringkasan yang dihasilkan oleh AI. Baca artikel asli di: https://www.coindesk.com/markets/2026/04/19/ravedao-s-rave-token-collapses-90-in-a-day-as-exchange-probes-widen