36 organisasi kripto mendesak SEC untuk mengubah panduan terbaru menjadi aturan formal untuk dompet dan antarmuka DeFi.
Sumber gambar: The Block
Organisasi kripto utama meminta Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) untuk membuat panduan terbarunya tentang dompet DeFi (dompet digital yang memungkinkan pengguna berinteraksi dengan aplikasi keuangan terdesentralisasi) menjadi permanen.
### Apa yang Terjadi
DeFi Education Fund dan 35 kelompok industri kripto lainnya mengirim surat kepada SEC minggu ini. Mereka ingin agensi tersebut mengubah panduan 13 April menjadi aturan resmi. Panduan ini menyatakan bahwa antarmuka DeFi tertentu (situs web atau aplikasi yang menghubungkan pengguna ke layanan blockchain) tidak perlu mendaftar sebagai pialang-dealer (perusahaan yang harus mengikuti peraturan keuangan ketat saat membantu orang membeli dan menjual sekuritas).
### Mengapa Ini Penting
Panduan saat ini dari SEC hanyalah pernyataan sementara, bukan aturan permanen. Kelompok kripto khawatir panduan ini dapat diubah atau dihapus kapan saja. Mereka ingin SEC membuat "kerangka berbasis prinsip" (aturan yang jelas dan fleksibel) yang akan memberikan kepastian kepada industri tentang apa yang diizinkan.
### Siapa yang Terlibat
Pemain utama dalam industri kripto yang menandatangani surat tersebut termasuk: • Crypto Council for Innovation • Blockchain Association • Solana Policy Institute • Aave Labs, Andreessen Horowitz, Uniswap Labs, dan Mysten Labs
### Intinya
Industri kripto melihat panduan April dari SEC sebagai "langkah penting" tetapi menginginkan aturan permanen. Tanpa regulasi formal, perusahaan yang membangun dompet dan antarmuka DeFi tetap tidak yakin tentang status hukum mereka. Industri ini mendorong kejelasan untuk mendukung inovasi sambil tetap memungkinkan SEC untuk mengatur perusahaan yang menimbulkan risiko nyata bagi investor.
Ini adalah ringkasan yang dihasilkan oleh AI. Baca artikel asli di: https://www.theblock.co/post/398821/defi-education-fund-crypto-leaders-press-sec-lock-in-defi-broker-guidance?utm_source=rss&utm_medium=rss