Bitcoin tetap stabil sementara para ahli memperingatkan bahwa konflik Iran belum benar-benar terselesaikan meskipun ada optimisme pasar.
Sumber gambar: CoinTelegraph
Bitcoin (mata uang digital seperti uang elektronik) berada di sekitar $74,000 sementara pasar global mencoba memahami apa yang terjadi dengan ketegangan antara AS dan Iran.
Inilah yang sedang terjadi:
Kabar Baik: • Presiden Trump mengumumkan bahwa China tidak akan mengirim senjata ke Iran • Harga minyak turun di bawah $90 per barel (harga minyak yang lebih rendah biasanya membantu ekonomi) • Pasar saham meningkat, dengan S&P 500 (sekumpulan perusahaan terbesar di Amerika) mendekati rekor tertinggi
Bagian yang Mengkhawatirkan: Para ahli khawatir karena Iran masih memperkaya uranium (membuat bahan nuklir lebih kuat) pada tingkat 60%. AS menginginkan ini di bawah 20%. Ini adalah masalah yang sama yang ada sejak 2015, dan belum terselesaikan.
Apa Artinya Ini untuk Bitcoin: Pedagang (orang yang membeli dan menjual untuk mendapatkan keuntungan) bersikap hati-hati. Sementara Bitcoin sempat menyentuh $76,000, ia dengan cepat turun kembali. Banyak ahli berpikir kenaikan ini hanya merupakan kelegaan sementara dari ketakutan perang, bukan perbaikan nyata dalam ekonomi.
Pasar obligasi (tempat pemerintah dan perusahaan meminjam uang) tidak menunjukkan optimisme yang sama seperti saham. Ketika obligasi tidak sejalan dengan pergerakan saham, sering kali berarti kabar baik mungkin tidak bertahan lama.
Intinya: Bitcoin tetap terjebak dalam kisaran sempit. Sampai situasi Iran benar-benar terselesaikan - bukan hanya ditunda - pasar kemungkinan akan tetap gugup. Gencatan senjata sebelumnya hanya berlangsung beberapa minggu, jadi investor menunggu untuk melihat apakah kali ini berbeda.
Ini adalah ringkasan yang dihasilkan AI. Baca artikel aslinya di: Cointelegraph