Bitcoin tetap kuat meskipun ada ketegangan AS-Iran, mendekati $67.000, sementara analis memperingatkan bahwa beruang pasar saham bisa segera tertekan.
Sumber gambar: CoinTelegraph
Bitcoin hampir tidak berkedip meskipun ketegangan antara AS dan Iran meningkat minggu ini. Alih-alih jatuh, mata uang kripto terbesar di dunia tetap kuat dan sebentar menyentuh level tertinggi lima minggu mendekati $67.000.
Bitcoin (BTC) — mata uang digital yang tidak dikendalikan oleh pemerintah atau bank mana pun — hanya turun sekitar 1% pada hari itu. Itu berada di sekitar $65.975, dengan lebih dari $30,3 miliar diperdagangkan dalam 24 jam (nilai total koin yang dibeli dan dijual).
Saham AS juga mengabaikan berita perang. Baik kripto maupun saham disebut "aset berisiko" — investasi yang cenderung naik ketika orang merasa percaya diri dan turun ketika mereka takut. Biasanya, ketakutan perang akan menakuti investor, tetapi tidak kali ini.
Inilah yang bergerak dan yang tidak:
Beberapa ahli percaya Bitcoin akan mengungguli saham dalam beberapa bulan mendatang. Seorang pedagang menunjuk pada "divergensi bullish" (sinyal teknis yang menunjukkan pembalikan ke atas) dan menyebut Bitcoin "yang paling salah harga" yang pernah ada dibandingkan dengan saham.
Kesimpulannya: Bitcoin dan saham menunjukkan kekuatan yang mengejutkan selama momen global yang tegang. Pedagang mengamati level $67.000 dengan cermat — penembusan bersih di atasnya dapat menandakan keuntungan lebih lanjut ke depan.
Ini adalah ringkasan yang dihasilkan AI. Baca artikel asli di: Cointelegraph