Daya keamanan jaringan Bitcoin turun 4% karena penambang meninggalkan kripto untuk komputasi AI yang lebih menguntungkan.
Sumber gambar: CoinDesk
Untuk pertama kalinya sejak 2020, daya komputasi yang mengamankan Bitcoin mulai menurun alih-alih tumbuh. Pergeseran mengejutkan ini menunjukkan bagaimana industri penambangan kripto berubah secara dramatis.
Apa yang terjadi? "Hashrate" Bitcoin (total daya komputasi yang digunakan untuk menambang bitcoin baru dan mengamankan jaringan) turun sekitar 4% tahun ini. Ini mematahkan pola pertumbuhan kuat yang berlangsung selama lima tahun berturut-turut, di mana hashrate biasanya meningkat lebih dari 10% setiap tahun.
Mengapa penambang pergi? Matematika tidak lagi bekerja untuk banyak penambang Bitcoin: • Biaya sekitar $90,000 untuk menambang satu bitcoin • Harga Bitcoin saat ini hanya $67,000 • Ini berarti penambang kehilangan $23,000 pada setiap bitcoin yang mereka hasilkan
Demam emas AI: Alih-alih menambang Bitcoin dengan kerugian, banyak perusahaan penambangan mengubah fasilitas mereka untuk menjalankan sistem kecerdasan buatan (AI). Operasi AI ini lebih menguntungkan dan memberikan pendapatan yang lebih stabil daripada bisnis penambangan kripto yang bergejolak.
Apa artinya ini: Meskipun ini mungkin terdengar mengkhawatirkan, sebenarnya bisa membuat jaringan Bitcoin lebih sehat. Ketika perusahaan penambangan besar AS beralih ke AI, penambangan Bitcoin mungkin menjadi lebih tersebar secara global di antara operator yang lebih kecil. "Desentralisasi" ini (menyebarkan kontrol di antara banyak peserta daripada beberapa pemain besar) dianggap baik untuk keamanan dan kemandirian jangka panjang Bitcoin.
Perubahan ini menandai titik balik bagi industri yang telah berkembang pesat sejak penciptaan Bitcoin, menunjukkan bagaimana bahkan veteran kripto beradaptasi untuk menemukan peluang yang lebih baik di sektor AI yang sedang booming.
Ini adalah ringkasan yang dihasilkan AI. Baca artikel asli di: https://www.coindesk.com/markets/2026/03/30/bitcoin-hashrate-posts-first-quarter-drop-for-first-time-in-6-years-as-miners-pivot-to-ai