Wall Street ingin memindahkan triliunan ke kripto, tetapi peretasan hampir setiap hari dan serangan berbasis AI membuat mereka takut.
Sumber gambar: CoinDesk
Bank besar siap untuk menuangkan triliunan dolar ke dalam mata uang kripto, tetapi ada satu masalah besar: peretas mencuri jutaan hampir setiap hari. Menurut perusahaan keamanan blockchain CertiK, bank tradisional dan lembaga keuangan (perusahaan yang mengelola tabungan dan investasi Anda) ingin menggunakan teknologi blockchain untuk memindahkan uang lebih cepat dan lebih murah. Selama 10 tahun ke depan, mereka berencana memindahkan triliunan dolar aset ke sistem digital ini. Tetapi bagian yang menakutkan adalah: peretas menyerang platform kripto pada 27 dari 30 hari di bulan April 2026, menjadikannya bulan terburuk untuk keamanan kripto dalam empat tahun. Ini bukan hanya peretas biasa – mereka menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk menemukan kelemahan lebih cepat dari sebelumnya. Angkanya sangat mengejutkan: • Pertukaran Bybit kehilangan $1,46 miliar dalam satu peretasan • Peretas Korea Utara mencuri $600 juta dari dua platform hanya pada bulan April • Serangan terjadi hampir setiap hari, menargetkan kontrak pintar (program otomatis yang mengelola uang) CEO CertiK, Ronghui Gu, menjelaskan bahwa bank menghadapi beberapa ancaman saat memindahkan uang ke blockchain: • Kerentanan kontrak pintar (bug dalam kode yang menangani transaksi) • Manipulasi oracle (serangan pada sistem yang menyediakan data dunia nyata ke blockchain) • Peretasan jembatan lintas rantai (mencuri uang saat bergerak antara blockchain yang berbeda) Intinya: Sampai platform kripto dapat menghentikan serangan harian ini, triliunan dari Wall Street akan tetap di pinggir. Bagi investor sehari-hari, ini berarti impian adopsi kripto secara luas mungkin memakan waktu lebih lama dari yang diharapkan – tetapi juga menyoroti mengapa keamanan harus menjadi prioritas utama Anda saat berinvestasi dalam aset digital. Ini adalah ringkasan yang dihasilkan AI. Baca artikel asli di: https://www.coindesk.com/business/2026/05/28/defi-vulnerabilities-are-tradfi-biggest-blocker-as-protocols-hit-by-near-daily-exploits-certik