11.06.2026
#crypto #usd #macro #rates

Bank Ingin Aturan Lebih Ketat untuk Token Dolar Kripto Setelah Dijual

Bank besar meminta regulator untuk memantau stablecoin bahkan setelah dijual, memicu perdebatan tentang siapa yang harus mengawasi transaksi kripto.

Bank Ingin Aturan Lebih Ketat untuk Token Dolar Kripto Setelah Dijual

Bank besar mendorong kontrol yang lebih ketat pada token dolar digital, menimbulkan kekhawatiran tentang siapa yang harus mengawasi mata uang kripto ini setelah dibeli dan dijual. Stablecoin adalah token digital yang dirancang untuk selalu bernilai $1 (seperti versi digital dari uang kertas dolar). Perusahaan menciptakan token ini dan berjanji untuk menyimpan dolar nyata sebagai cadangan untuk mendukungnya. Tapi inilah masalahnya: setelah seseorang membeli token ini, mereka bisa memperdagangkannya di mana saja - termasuk di platform yang tidak mengikuti aturan perbankan tradisional. Dua kelompok perbankan besar mengatakan kepada regulator AS minggu ini bahwa sebagian besar aktivitas ilegal terjadi setelah token ini pertama kali dijual. Mereka menginginkan aturan yang mencakup: • Platform DeFi (situs web tempat orang memperdagangkan kripto tanpa bank) • Perusahaan dompet digital (layanan yang menyimpan kripto Anda) • Bursa kripto (platform tempat orang membeli dan menjual token) Namun, perusahaan kripto membalas, memperingatkan bahwa membuat pembuat token bertanggung jawab atas setiap transaksi di masa depan dapat membunuh inovasi. Mereka berpendapat bahwa itu seperti membuat Percetakan Uang AS bertanggung jawab untuk melacak setiap uang kertas dolar setelah keluar dari mesin cetak. Perdebatan ini menyoroti tantangan utama: bagaimana mencegah pencucian uang (menyembunyikan uang ilegal) tanpa mencekik industri kripto yang sedang berkembang. Beberapa ahli mengatakan alat yang ada sudah membantu - stablecoin besar dapat membekukan transaksi mencurigakan secara real-time. Yang lain percaya aturan yang lebih jelas sebenarnya akan membantu dengan membuat investor besar lebih nyaman dengan kripto. Hasilnya bisa menentukan apakah dolar digital ini menjadi alat pembayaran utama atau tetap berada di pinggiran keuangan. Ini adalah ringkasan yang dihasilkan AI. Baca artikel asli di: https://decrypt.co/370752/banks-say-stablecoin-rules-should-cover-secondary-markets

Penafian: Konten ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat keuangan. Selalu lakukan riset sendiri sebelum mengambil keputusan investasi.