Alat AI baru dapat memindai kode kripto untuk menemukan cacat dalam hitungan menit, berpotensi memangkas biaya pemeriksaan keamanan hingga mendekati nol.
Sumber gambar: CoinDesk
Pernahkah Anda bertanya-tanya bagaimana aplikasi yang menyimpan cryptocurrency tetap aman dari peretas? Sebagian besar jawabannya adalah sesuatu yang disebut audit — tinjauan cermat terhadap kode perangkat lunak untuk menemukan kesalahan sebelum pelaku jahat dapat mengeksploitasinya. Sampai sekarang, pemeriksaan ini mahal dan lambat. Alat AI baru dapat mengubahnya sepenuhnya.
Berita besar: Sistem AI baru yang disebut Mythos dibangun untuk secara otomatis mencari kelemahan dalam kode. Para peneliti mengatakan alat seperti ini dapat mengubah apa yang dianggap industri kripto sebagai persiapan keamanan yang "masuk akal" sebelum meluncurkan perangkat lunak.
Inilah mengapa ini penting. Dalam kripto, banyak teknologi berjalan pada kontrak pintar — program kecil yang secara otomatis menangani transaksi (misalnya, mengirim uang setelah kondisi tertentu terpenuhi). Jika kontrak ini mengandung bug, peretas dapat mencuri dana. Itulah mengapa audit sangat penting.
Apa yang berubah dengan AI:
Tapi ada tangkapan. Para ahli memperingatkan bahwa AI tidak dapat menggantikan penilaian manusia. Banyak kerugian terbesar dalam kripto tidak berasal dari kode yang cacat. Mereka berasal dari:
Intinya: AI membuat keamanan kripto lebih murah dan lebih cepat, yang merupakan kabar baik bagi pengembang dan pengguna. Namun, ini adalah alat yang berguna, bukan perisai ajaib — manusia masih memainkan peran penting dalam menjaga uang tetap aman.
Ini adalah ringkasan yang dihasilkan oleh AI. Baca artikel asli di: https://www.coindesk.com/tech/2026/06/20/ai-is-making-crypto-security-cheaper-faster-and-harder-to-ignore